Sabtu, 27 April 2013

BIOLOGI -- Laporan Praktikum Uji Makanan


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar belakang
Zat makanan merupakan bahan bahan yang di perlukan oleh tubuh supaya dapat tetap hidup. Makan berfungsi sebagai sumber energi mengganti sel sel yang usang dan untuk menambah cairan tubuh. Untuk dapat melaksanakan fungsinya, di perlukan makanan sehat. Makanan sehat adalah makanan yang mengandung gizi dalam jumlah seimbang, higienis, dan cukup. Makanan bergizi, artinya harus mengandung zat zat makanan yang diperlukan tubuh, yaitu cukup mengandung karbohidrat, lemak, protein, garam mineral,vitami dan air. Makanan harus higienis, artinya harus memenuhi syarat kesehatan, yaitu bebas kuman kuman penyakit dan zat zat racun yang membahayakan kelangsungan hidup manusia. Makanan yang cukup artinya dapat memenuhi kebutuhan tubuh sesui dengan kondisnya. Makanan juga harus mudah dicerna, sehingga dapat terserap optimal oleh usus untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

1.   Fungsi Makanan Bagi Tubuh
a.   Sumber energi, yaitu karbohidrat, lemak, dan protein
b.   Pembangun tubuh, yaitu protein, vitamin, dan mineral
c.   Pelindung dan pertahanan tubu, yaitu protein, vitamin, dan mineral

2.    Zat-zat makanan
a.   Karbohidrat
b.   Protein
c.   Lemak
d.   Vitamin
e.   Garam mineral
Zat zat makanan ada yang dibutuhkan tubuh dalam  jumlah banyak yaitu    karbohidrat, protein, dan lemak, serta ada pula yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit (mikronutrien), yaitu vitamin dan mineral.
1.2 Tujuan
Mengidentifikasi dan menemukan zat-zat yang terkandung di dalam berbagai macam bahan makanan.

BAB II
METODE PRAKTIKUM

2.1    Judul
          “ Menguji Zat Makanan”

2.2    Waktu dan tempat
Hari/tanggal        : Selsa, 22 januari 2012
Waktu                  : 12.50 – 14.00
Tempat                : Ruang kelas XI IPA 3 SMAN 1 Cileungsi

2.3    Alat dan bahan
           Alat-alat dan bahan yang di gunakan dalam praktikum ini adalah :
          Alat             : a. Spiritus
                               b. Gelas beker
                               c. Tabung reaksi
                               d. Lumpang
                               e. Batang pengaduk
                               f. Kasa atau tissue

Bahan        : a. Nasi
  b. Tahu
  c. Ikan tuna
  d. Kentang rebus
  e. Mentega
  f, Susu
  g. Tempe
  h. Telur rebus
  i,  Cokelat

Larutan      : a, Lugol
  b. Fehling A
  c. Fehling B
  d. Aquadest
  e. Etanol

2.3    Langkah Kerja
1. Uji Karbohidrat
          Ekstrak makanan à panaskan + lugol = biru / hitam
2. Uji Glukosa
Ekstrak makanan + fehling A + fehling B à panaskan =   hijau / orange
          3. Uji Amilum
                   Ekstrak makanan + lugol = ungu tua / hitam
          4. Uji Protein
                   Ekstrak makanan + biuret = ungu
          5. Uji Lemak
                   Etanol + ekstrak makanan + aquadesr = menggumpal

BAB III
HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN


3.1    Tabel Hasil Uji Coba Zat Makanan
NO
ZAT MAKANAN
REAKSI / PERUBAHAN WARNA
KESIMPULAN
KARBOHIDRAT
GLUKOSA
AMILUM
PROTEIN
LEMAK
1
Nasi
Biru tua
Orange
Ungu tua
-
menggumpal
K, G, A, L
2
Tahu
Bitu tua
Orange
Hitam
-
Tidak menggumpal
K. G, A
3
Ikan tuna
Tetap
Tetap
Tetap
-
menggumpal
L
4
Kentang rebus
Tetap
Kuning
Biru tua
-
menggumpal
L
5
Mentega
Coklat
Kuning
Orange
-
menggumpal
L
6
Susu
Coklat
Orange
Coklat
-
Tidak menggumpal
G
7
Tempe
Hijau
Orange
Tetap
-
Tidak menggumpal
G
8
Telur rebus
Kuning
Orange
Orange
-
menggumpal
G, L
9
Cokelat
Hitam
Coklat
Hitam
 
Tidak menggumpal
K, A 

Keterangan :       K = Karbohidrat
                             G = Glukosa
                              A = Amilum
                             L = Lemak




3.2    Pembahasan
          Pada kegiatan praktikum ini kita menggunakan reagen yang digunakan untuk mengetahui kandungan makanan, antara lain :
          Lugol digunakan untuk menguji apakah suatu makanan mengandung karbohidrat (amilum) atau tidak. Bila makanan yang kita tetesi lugol menghitam atau membiru, maka makanan tersebut mengandung karbohidrat. Semakin hitam / biru berarti makanan tersebut banyak kandungan karbohidratnya.
          Fehling A dan fehling B digunakan untuk menguji apakah suatu zat makanan mengandung glukosa atau tidak. Bila makanan yang ditetesi fehling A + fehling B kemudian dipanaskan lalu berubah warna menjadi hijau / orange, maka makanan tersebut mengandung glukosa.
          Etanol + aquadest digunakan untuk menguji apakah suatu zat makanan mengandung lemak atau tidak. Bila setelah ditetesi etanol dan aquadest zat makanan tersebut menggumpal, maka makanan tersebut mengandung lemak.

3.3    Kesimpulan
          Setelah melakukan percobaan zat makanan, kami dapat mengetahui kandungan zat makanan di dalam bahan makanan. Bahan makanan yang kami uji coba yaitu nasi, tahu, ikan tuna, kentang rebus, mentega, susu, tempe, telur, dan cokelat.
          Bahan makanan yang mengandung karbohidrat yaitu nasi, coklat, dan tahu. Bahan makanan yang mengandung glukosa yaitu nasi, tahu, susu, tempe, dan telur rebus. Bahan makanan yang mengandung amilum yaitu nasi, coklat, dan tahu. Terakhir, bahan makanan yang mengandung lemak yaitu nasi, tahu, ikan tuna, kentang rebus, mentega, telur rebus.

0 komentar:

Poskan Komentar